Selasa, 08 Februari 2011

Tak Bersahabat

Tentunya jelas gak enak kalau sudah namanya tidak bersahabat,tidak mau kompromi atau apa sajalah. Sering saya jumpai saat ini angin kencang,hujan abu,gunung batuk,tanah longsor,banjir rasa-rasanya sudah menjadi topik sehari-hari & top news di negri ini. Mengapa kejadian yang sedemikian sering terjadi,menjadi suatu tanda tanya yang besar dalam diri sendiri. Apakah yang perlu dibenahi manusia itu sendiri yang perlu berkaca atau alam yang harus memaklumi segala tindakan manusia yang tidak bersahabat dengan alam, mengapa anugerah Tuhan yang begitu berharga ini tidak kita jaga demi masa depan anak cucu kita nanti, apa karna kebutuhan ekonomi atau hanya kebutuhan pribadi merperkaya diri sendiri.

Hampir setiap tahun banyak terjadi kasus ilegal logging,tapi pada kenyataannya kasus ini terus banyak terjadi tanpa ada solusi yang berarti,selain itu hukum juga sepertinya tebang pilih dalam kasus ini yang mestinya tebang pilih itu diberlakukan untuk hutan, gambaran kecilnya seperti ini seorang masyarakat yang nakal menebang kayu hanya mampu 2 s/d 10 pohon sehari ketika tertangkap mereka diancam dengan hukuman & denda yang sangat berat,beda dengan yang menangani orang yang berkelas atau berpangkat yang melakukan operasi ilegal logging yang sehari bisa menghasilkan puluhan kayu dengan omzet milyaran ketika tertangkap & mencuat kepermukaan seperti ada skenario yang yang membentenginya kemudian berlalu begitu saja kalaupun terjerat hukum pasti tidak masuk akal, padahal dengan kejadian ini negara dirugikan triliunan rupiah, sadar tidak kalau ini yang jadi pemicu alam tak lagi menunjukkan keramahannya, ketika hutan sudah gundul tidak ada penyerapan & penahan air yang kokoh maka dari itu tidak perlu kaget kalau sering banjir,tanah longsor, dengan berkurangnya hutan karena ilegal logging pemanasan global meningkat tak jarang kebakaran hutan terjadi sehingga negara ini mendapat gelar Sang Pengekspor Asap karena asap dari kebakaran hutan mampu melancong ke beberapa negara tetangga.

Bukan ilegal logging saja fenomena problema negri ini, masih banyak hal-hal yang tentunya terangkum WNI NKRI, Banyak kelakuan manusia yang yang mengeksploitasi alam berlebihan tanpa memikirkan dampak setelahnya. Mengapa kita harus demikian, semestinya kita jaga persahabatan kita dengan alam sebagaimana nenek moyang kita yang mampu menjaga & mewariskan kepada kita, Awali persahabatan kita ini dengan bersahabat dengan antara kita dengan Tuhan dimana bila kita bersahabat dengan Tuhan segala tindakan perlu pertimbangan matang karena ini akan kita pertanggung jawabkan nanti. Bersahabat dengan Hati & Fikiran yang bersih tentunya juga sangat penting,perubahan besar jika tidak di awali dari diri kita sendiri sangatlah tidak mungkin bisa terjadi. Dua faktor ini yang merupakan dasar yang paling vital untuk kita terapkan dikehidupan kita sehari-hari. Dengan modal tersebut kita tentunya lebih mawas diri & lebih menghargai,menjaga,melestarikan apa yang telah di anugerahkan Tuhan kpd kita yang merupakan amanat kita untuk menjaganya. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkata jangan terbata-bata
Bertutur jangan ngelantur
Bicara nggak pake spam ya
Bukan mengatur, budayakan berbudi luhur